Kulit Wajah Kita


Hallo sahabat, ini tulisan artikel ku yang ke dua dan sekaligus berkaitan dengan artikel pertamaku. Sebelumnya di artikel pertamaku membahas tentang Manfaat Masker Kulit Lemon Untuk Kulit Wajah Berminyak. Nah, sekarang pada postingan kali ini aku mau share tentang Kulit Wajah Kita.
Anyway... kalian para pria maupun khususnya wanita, pasti masih pada banyak kan yang kurang tau tentang kulit wajah sendiri baik itu jenisnya? Jadi gini lho, Kulit adalah bagian tubuh yang memiliki fungsi cukup vital. Dari semua bagian kulit tubuh, kulit wajah merupakan bagian yang paling sering mendapat perhatian. Kulit wajah yang bersih dan terawat akan terlihat sehat serta lebih bercahaya. Sehingga perawatan kulit wajah sangat dibutuhkan untuk semua orang, dimulai dari usia muda sampai usia lanjut. Kulit wajah merupakan suatu cerminan keadaan tubuh seseorang dan cara perawatannya juga berbeda dengan merawat kulit bagian tubuh yang lainnya. Perawatan sebaiknya dilakukan karena pada umumnya setiap orang tidak menyadari bahwa setiap harinya pada saat beraktivitas baik diluar rumah maupun didalam rumah akan mempengaruhi kesehatan kulit.

Oya satu lagi, Sudah tahu kah jenis kulit kalian? Nah ini hal pertama yang paling penting adalah kenali dulu tipe kulit wajah kalian, untuk dapat mengetahui tipe kulit wajah kalian ternyata ada cara yang mudah lho, ini aku dapat dari sumber di Facebook yakni Test Cermin.
TES CERMIN,CARA SEDERHANA KENALI JENIS KULIT
Mengetahui jenis kulit dapat memberikan perawatan tepat bagi kulit Anda. Lakukan tes sederhana ini agar Anda dapat mengenali jenis kulit Anda. Mengenal jenis kulit sendiri adalah hal penting untuk diketahui. Dengan menentukan jenis kulit, Anda akan dapat memilih produk kecantikan yang tepat. Selain itu, Anda juga dapat memberikan penanganan yang cocok dengan jenis kulit. Idealnya untuk menentukan jenis kulit, Anda harus berkonsultasi dengan dokter kulit. Namun, ada cara sederhana untuk menemukan jenis kulit Anda sendiri di rumah. Alatnya pun sederhana, Anda cukup menyediakan sebuah cermin yang seukuran dengan wajah.
Sebelum melakukan tes ini, ada beberapa hal yang harus Anda hindari:
1.   Jangan berada di ruangan AC, setidaknya 1,5 jam sebelum melakukan tes. Udara di ruangan AC dapat membuat kulit kering dan mempengaruhi hasil tes.
2.   Jangan mencuci wajah satu jam sebelum melakukan tes.
3.   Jangan pergi keluar rumah atau melakukan aktivitas di bawah sinar matahari satu setengah jam sebelum melakukan tes.
Berikut ini adalah cara melakukan tes cermin, seperti yang dilansir Boldsky.
Tempelkan wajah Anda dengan menggunakan cermin yang bersih. Pastikan hidung, dahi, dan dagu berada pada satu garis lurus. Setelah itu, tekan pipi pada cermin dengan membalikkan wajah dari kiri ke kanan dan sebaliknya. Pada dasarnya, Anda harus memastikan setiap bagian dari wajah menempel dengan cermin.
CARA MEMBACA HASIL TES
-        Kulit berminyak, bila terdapat bekas minyak di cermin, pada area T wajah dan pipi, maka wajah Anda berminyak. Ciri-ciri lainnya, pori-pori wajah yang besar dan wajah yang mengkilap.
-        Kulit kering, bila tidak terdapat bekas minyak di cermin, kecuali bekas bulu pada wajah, maka kulit Anda kering.
-        Kulit kombinasi, bila bekas minyak hanya terdapat pada area T wajah (hidung dan dahi), maka kulit Anda masuk kategori tipe campuran. Jenis kulit ini merupakan tipe yang paling normal dimiliki banyak orang. Area T pada wajah selalu lebih berminyak daripada bagian lain, karena di sanalah kelenjar minyak terbanyak. Pipi Anda akan kering, sedangkan hidung dan dahi lebih berminyak.
-        Kulit sensitif, tipe kulit ini sulit dikenali dengan tes cermin. Kulit sensitif bisa jadi berminyak ataupun kering. Untuk itu, tekanlah wajah pada cermin dengan cukup lama. Bila Anda merasakan perih, maka jenis kulit Anda sensitif. Kulit jenis ini tidak cocok dengan sebagian besar kosmetik.


Spesifikasi pembagian jenis kulit wajah yang umum digunakan di Indonesia :
1.     Kulit Normal, tekstur kulit normal yaitu halus, kencang, dan kenyal. Tidak pucat, tidak mengilat dan tidak kusam. Tidak terdapat atau sedikit sekali terdapat noda-noda pigmentasi. Kalau adapun hanya samar-samar. Permukaan kulit berwarna merah muda, halus dan bersih, tidak tampak pori-pori kulit yang membesar. Ciri khas kulit yang demikian ini, ditimbulkan oleh metabolisme sel-sel kulit yang baik, pola makan dengan diet seimbang, perawatan kebersihan, dan pemupukan kulit yang terjaga baik.
2.     Kulit Kering, ciri-ciri kulit kering adalah pemukaan kulit kasar, tipis, dan terasa tegang. Cenderung bersisik, terutama di daerah alis. Sering terasa gatal, cenderung timbul keriput-keriput halus sebelum waktunya. Elastisitas kulit kering dan sering bersifat sensitif. Sifat ini terbentuk akibat kurangnya sekresi kelenjar minyak dan sekresi kelenjar keringat.
3.     Kulit Berminyak, pori-pori kulit tampak terbuka, permukaan kulit tebal, berminyak, dan mengkilat. Warna kulit pucat kekuning-kuningan, kusam, dan kotor. Cenderung beerkomedo dan berjerawat. Sifat ini disebabkan oleh kelenjar palit yang terlalu aktif, sehingga sekresi minyak berlebihan. Juga dapat disebabkan karena metabolisme sel kurang baik, terlalu banyak makan lemak dan minyak, kurang memperhatikan perawatan dan kebersihan kulit.
4.     Kulit Kombinasi, kulit jenis ini memiliki sifat kulit normal condong ke kering atau kulit kering condong berminyak. Ciri-ciri khas kulit normal condong kering terdapat di daerah kening dan pipi. Sedangkan sifat kulit berminyak terdapat di daerah sepanjang dahi, menurut sepanjang batang hidung hingga di dagu. Daerah kulit berminyak seakan membentuk huruf T, sehingga daerah tersebut T-zone atau daerah T. Keadaan ini disebabkan karena kelenjar palit, terutama yang berada di daerah T terlalu aktif. Jens kulit kombinasi cukup banyak dijumpai. Sekitar 40 % wanita memiliki tipe kulit kombinasi.
5.     Kulit Sensitif, permukaan kulit lebih transparan dan pembuluh darah kulit nampak samar-samar melebihi kulit normal. Mudah timbul reaksi alergi terhadap benda asing atau kosmetika yang pemakaiannya oleh orang banyak tidak menimbulkan reaksi apapun. Jika terkena goresan sedikit sudah menimbulkan bekas merah. Jenis kulit kering cenderung berubah menjadi jenis kulit sensitif.
Selain spesifikasi yang disebutkan di atas ada beberapa ahli kecantikan yang klasifikasi jenis kulitnya sebagai berikut :
1)    Kulit lembab, kulit jenis ini selalu dalam keadaan lembab berlebihan. Keadaan ini disebabkan oleh terlalu aktinya kelenjar keringat. Peningkatan aktivitas kelenjar keringat dapat disebabkan oleh ketegangan emosi, gangguan metabolisme, ketidakseimbangan hormonal, demam atau gangguan penyakit lainnya.
2)    Kulit odematis, terlihat adanya pembengkakan kulit berisikan cairan. Dapat disebabkan karena gangguan sirkulasi darah dan getah bening, ketegangan menjelang haid, terlalu banyak garam dalam diet, atau kerusakan jaringan kulit.
3)    Kulit dehidrasi, kulit dalam keadaan sangat kering dan pucat. Dapat terjadi karena terlalu seringnya mendapat sorotan sinar matahari langsung dalam waktu yang lama, atau terlalu sering berdekatan dengan panas api, sangat kurang asupan air, terlalu banyak merokok, atau sedang menderita penyakit tertentu.
4)    Kulit berlemak, kulit tampak mengendur dan timbunan lemak di daerah-daerah tertentu. Dapat disebabkan oleh gangguan hormonal atau pola diet yang salah.
5)    Kulit berbercak, kulit sangat bermiyak, terdapat banyak noda gelap di daerah dahi dan dagu, sering disertai komedo. Tekstur kulit kasar, pori-pori kulit terbuka. Sering dijumpai di kalangan remaja maupun dikalangan wanita menjelang berhenti haid. Dapat terjadi akibat ketidakseimbangan hormonal, reaksi atas pemakaian obat-obatan tertentu, dan pola makan yang salah.
6)    Kulit matang, meskipun yang bersangkutan belum berusia lanjut, kulit sudah tampak sangat kering, banyak keriput dan kerut, terutama disekitar mata dan mulut. Dapat terjadi akibat terlalu banyak mendapat sorotan langsung sinar matahari dalam waktu lama, sehingga jaringan kolagen dan serabut elastin mengendur.
7)    Kulit sensitive, kulit Nampak transparan, lebih merah muda daripada warna kulit normal, sering terlihat adanya kerusakan pembuluh darah kapiler di daerah pipi dan hidung. Setelah pembersihan, kulit terasa menegang, mudah teriritasi oleh adanya sedikir rangsangan luar dan cenderung timbul keriput sebelum waktunya.
Dengan mengenali berbagai macam jenis kulit tersebut akan mempermudah saat memilih bahan maupun metode perawatan yang akan dipilih nantinya.
MANFAAT PERAWATAN WAJAH
Sudah semestinya jika setiap pertambahan usia membawa konsekuensi penurunan kualitas tubuh. Kulit wajah yang semula halus dan kencang, seiring bertambahnya usia akan semakin mengendur dan mengalami berbagai macam tanda-tanda penuaan lainnya seperti kerut, keriput, garis halus, dan flek hitam. Proses penuaan pada kulit terjadi karena kulit tidak dapat lagi menghasilkan banyak kolagen dan elastin. Karena hal-hal tersebut perawatan wajah sangat diperlukan untuk mengurangi tanda – tanda penuaan tersebut. Berikut dipaparkan beberapa manfaat utama dari perawatan wajah : Mempercantik diri, Membantu Mengurangi Jerawat, Mencerahkan wajah, Mencegah timbulnya jerawat, Mencegah kulit berminyak, Mengecilkan pori-pori, Melembabkan kulit wajah, Menenangkan kulit wajah, Melancarkan peredaran darah pada wajah, Mengencangkan kulit, Kulit wajah menjadi lebih muda, Membuat kulit tampak lebih putih, Memberi oksigen pada kulit, Membantu regenerasi kulit, dan Menjaga kulit agar tetap sehat. 
Setelah mengetahui apa jenis kulit masing-masing selanjutnya sama pentingnya untuk mengetahui cara perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit.perawatan kulit dapat meliputi beberapa segi maupun aspek.
1.     Cara Perawatan Wajah Yang Benar, tidurlah dengan waktu yang cukup sebagai salah satu bentuk cara perawatan wajah secara alami. Jika Anda tidak tidur cukup waktu, maka akan menimbulkan masalah lingkaran mata hitam.
2.   Perawatan Kulit Dari Dalam Dan Luar
-      Cara Perawatan Wajah Dari Dalam meliputi pemenuhan asupan nutrisi yang diperlukan dengan menjaga pola makan sehari-hari dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan alami. Vitamin-vitamin yang sangat dibutuhkan untuk kesehatan kulit meliputi vitamin A, C, E dan B kompleks. Asupan mineral dan vitamin yang seimbang sangat dibutuhkan tubuh untuk menjamin kesehatan kulit. Air putih sebanyak 8-10 gelas/hari, Mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar yang mengandung banyak air dan serat alami, olahraga secara teratur akan merangsang sirkulasi darah dan mampu memperbaiki nutrisi sel dan mengurangi stress sehingga tubuh menjadi segar dan bugar.
-      Cara Perawatan Wajah Dari Luar, menjaga kebersihan dan kesehatan kulit tubuh pada umumnya, seperti mandi, luluran dan masker. Cara Perawatan wajah khusus dapat dilakukan dengan cara: Membersihkan wajah dua kali sehari menggunakan krim atau susu pembersih sesuai dengan jenis kulit, Scrubing setiap dua mniggu sekali untuk mengangkat sel kulit mati, Penguapan wajah dengan aroma terapi untuk membuka pori-pori wajah sebelum membersihkan komedo, Membersihkan komedo dengan dipencet secara perlahan untuk mencegah jerawat, Pemijatan wajah untuk relaksasi dan peradaran darah di wajah menjadi lancar, Penggunaan masker wajah dari bahan-bahan alami seperti buah-buahan dan sayuran segar dua minggu sekali, Pengolesan pelembab setiap hari sesuai dengan jenis kulit untuk menjaga agar kulit tidak kering tetap kenyal dan tidak lentur, dan Pemakaian sunblok atau tabir surya setiap hari untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari terutama pada pukul 10.00-14.00 .
3.   Perawatan  Wajah Sesuai Jenis Kulit Dengan Bahan Alami
a)    Merawat Wajah Berminyak
Lemon Dan Jeruk Nipis, cara merawat wajah dengan jeruk nipis dan lemon:
-      Siapkan 1 buah jeruk nipis atau lemon, sebaiknya pilih satu jenis saja.
-      Peras kedalam sebuah wadah, kemudian oleskan seluruh bagian wajah yang udah bersih.
-      Lakukan perawatan wajah berminyak ini setiap selesai mandi atau beraktivitas di luar ruangan.
Mentimun,cara merawat kulit wajah dengan timun secara alami:
-      Haluskan mentimun segar yang sudah kamu kupas bersih.
-      Tambahkan sedikit perasan lemon. Kemudian oleskan keseluruh bagian wajah.
-      Pijat sebentar dengan lembut supaya meresap.
-      Diamkan kurang lebih 30 menit, lalu bilas dengan air hangat sampai bersih.
b)   Merawat Wajah Berjerawat Dan Berkomedo
Putih Telur Dan Madu, cara merawat wajah dengan putih telur dan madu:
-      Kocok putih telur seperlunya, kemudian campurkan dengan madu.
-      Oleskan merata keseluruh bagian wajah sambil dipijat lembut.
-      Diamkan selama kurang lebih 30 menitan supaya meresap.
-      Jika sudah, sekarang bilas dengan memakai air hangat.
Pasta Gigi (kulit berkomedo bandel terutama bagian hidung dan dahi), cara merawat wajah dengan pasta gigi secara alami:   
-      Sediakan pasta gigi secukupnya, usahakan yang herbal mint ya.
-      Setelah selesai mandi, oleskan ke area komedoan merata.
-      Diamkan sampai mengeras dan kaku. Kalau saya pribadi sih biasanya semalam agar hasilnya maksimal.
-      Selanjutnya, bilas dengan menggunakan air hangat sambil digosok lembut.
c)    Merawat Wajah Kering Dan Kusam.
Masker Madu Dan Alpukat, cara merawat wajah dengan madu secara alami:
-      Haluskan daging buah alpukat sebanyak satu cangkir kecil.
-      Tambahkan madu alami sampai membentuk adonan mirip pasta.
-      Pastikan wajah dalam keadaan bersih, lalu oleskan merata masker tadi.
-      Diamkan kurang lebih 30-60 menit supaya meresap sempurna.
-      Jangan dibilas air hangat, melainkan bilaslah dengan air dingin (biasa).
Minyak Zaitun Dan Pisang, cara merawat wajah dengan minyak zaitun dan pisang:
-      Siapkan 1 buah pisang (jenis apapun) dan 3 sendok makan minyak zaitun.
-      Haluskan buah pisang tadi, lalu campur dengan minyak zaitun sampai membentuk pasta.
-      Oleskan merata keseluruh bagian wajah yang sudah dalam keadaan bersih.
-      Pijat lembut selama 10-15 detik, lalu diamkan selama kurang lebih 30 menit.
-      Akhiri dengan membilas memakai air dingin sampai bersih.
O ya ini nih, bahan makanan yang dapat menunjang kesehatan kulit wajah dari dalam yakni Jeruk Nipis, Bengkoang, Susu, Kentang, Madu Murni, Daun Mint, Bluberi, Alpukat, Yoghurt (tanpa rasa), Teh hijau, dan Jahe.
Hmmm...Sekian dulu deh tulisan kali ini, semoga membantu dan bermanfaat yah informasi yang saya sampaikan, dan terima kasih banyak karena sudah berkunjung dan membaca artikel ku. Sampai jumpa di artikel ku selanjutnya

bye byeee ..... Muaachh
Referensi :


Komentar

Posting Komentar